Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Makna Nabi Terakhir

MAKNA NABI TERAKHIR MENURUT AHMADIYAH

Dalam lintasan sejarah, pengakuan diri sebagai Nabi marak terjadi, baik di Indonesia maupun di luar negeri.Mereka beranggapan bahwa ungkapan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi terakhir, tidak bermakna sebagai penutup para Nabi bahkan bisa saja muncul Nabi lain setelah beliau. Dalam surah al-ahzab ayat 40 disebutkan : “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu (yaitu Zaid ibn Haritsah) tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para Nabi-Nabi. Dan adalah Allah Maha mengetahui segala sesuatu”. Di kalangan pendukung Ahmadiyah berpendapat bahwa makna “katham” atau penutup dalam ayat tersebut tidak bermakna bahwa tidak akan ada lagi Nabi setelah Nabi Muhammad SAW, bahkan masih dimungkinkan hadir Nabi-Nabi lain setelah Kenabian beliau. Bahkan mereka memperkuat pemaknaan  kata “khatam” dengan arti yang mereka interpretasikan sendiri dengan sebuah Hadits Nabi SAW : “Saya adalah akhir dari para Nabi dan masjid saya adalah akhir dari masjid-masjid” . (HR. Musl...